Hallo sobat My Blog...
Malam nie aku pengen bercerita dan mengeluarkan unek2 yg ada di kepala'ku yg saat nie teruz mengusik hati & pikiran'ku. Terkadang aku merasa Tuhan tak adil dalam menciptakan manusia, ada yg kaya truz ada yg miskin, ada yg kuat truz ada yg lemah nah kali nie aku ingin mengisahkan "si Pintar dan si Bodoh".
Mungkin si Bodoh akan merasa bahwa dia menjadi orang yg paling sial di dunia, karena biasanya si Bodoh akan terkucil dan termarjinalkan dilingkungannya terutama dilingkungan pendidikan. Namun Tuhan punya rencana lain atas takdir yg menimpa si Bodoh, mungkin karena kebodohanya dia selalu gagal dalam menempuh pendidikan bahkan ijasah'pun tak pernah ia pegang. Hal itu tentu akan menjadi permasalahan dimasa yg akan datang disaat dia mulai berkompetisi untuk mendapat pekerjaan, entah mau berkata apa disaat dia membaca setiap lowongan pekerjaan dia selalu ter"eliminasi" untuk kualifikasi pendidikan karena yg dibutuhkan adalah lulusan S1/D3 meski cuma untuk pekerjaan kuli serabutan...
Hingga akhirnya dia putus asa untuk mendapatkan pekerjaan, karena kondisi yg tak memungkinkan dan kebutuhan perut yg tak bisa ditunda lagi maka dia memutuskan untuk memulai sebuah usaha. Meski dengan modal pas-pasan dan kemauan yg kuat usaha itu akhirnya bisa berjalan juga meskipun dengan tertatih dan sempoyongan diawal akhirnya usaha itu menjadi besar. Si Bodoh menyadari bahwa dia tak akan mampu menjalankan usahanya yg besar, jangankan membuat pembukuan mengatur manajemen usahanya saja dia tidak bisa. Akhirnya dia mengambil keputusan untuk merekrut karyawan dari kalangan Si Pintar sesuai dengan bidang yg dikuasainya dengan konsekuensi Si Bodoh harus mengeluarkan biaya ekstra untuk menggaji Si Pintar yg dipekerjakannya. Singkat cerita bahwa "Si Bodoh menjadi Bos bagi Si Pintar".
Nah, sobat My Blog...dari kisah diatas sebenarnya kita bisa mengambil hikmah bahwa Tuhan punya rencana indah bagi Si Bodoh hanya saja kapan rencana Tuhan itu terealisasi dan menjadi nyata biarkan waktu yg menjawabnya... jadi jangan marah pada Tuhan kalo kita terlahir sebagai orang Bodoh ato orang Miskin sekalipun...
Tapi jangan disalah artikan kalo kita harus bangga menjadi orang bodoh, karena kisah itu hanya untuk memotivasi sobat My Blog yg merasa dirinya bodoh dan miskin...karena "Kebodohan & Kemiskinan" bukan akhir dari segalanya...tapi sebuah permulaan dari perjalanan panjang menuju kesuksesan...(jadi inget testimoni mas Anas Urbaningrum saat mengundurkan diri dari KetUm Partai Demokrat yg berjudul "Tunggu aku di Monas"...hehe)
Monyet aja Belajar....